DELI TUA, KSD
Bupati
Deli Serdang, Drs H Amri Tambunan melepas 19 tenaga keperawatan (kangosi)
dan asisten perawat (kaigo fuku shi shi ) yang lolos seleksi untuk bekerja di
Jepang, yang ditandai dengan penepung tawaran di aula Deli Husada
Deli Tua, dalam rangkaian acara Perayaan Paskah Dies Natalis dan
peletakan batu pertama pembangunan Sekolah Tinggi Pastoral (STP) Santo Yosef
Bonaventura Deli Tua.
Acara
yang penuh dengan rasa kekeluargaan dan kebersamaan ini dihadiri anggota
DPRD Deli Serdang, Riky Nelson Barus, Asisten I Setdakab, H Syafrullah, SSos,
MAP, Kadis Infokom, Drs. Neken Ketaren, Kadis
Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Drs. Josia Gurusinga dan sejumlah pejabat pemkab,
Ketua Yayasan Sembiring Deli Tua, Drs. Johannes Sembiring, MPd,
Fastor Elias Sembiring OFM Conv, Camat Deli Tua, Drs. Edy Yusuf, MSi
beserta Muspika dan para orang tua civitas akademika.
Ketua Yayasan
Rumah Sakit Sembiring, yang juga Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES)
Deli Husada, Drs. Johannes Sembiring, MPD, yang didampingi Ketua STIKES
Medistra Lubuk Pakam, Drs. David Ginting, MPd menjelaskan, bahwa ke
19 lulusan STIKES Deli Husada dan STIKES Medistra yang akan bekerja
sebagai tenaga keperawatan dan asisten perawat di Jepang memiliki kontrak
selama 2 tahun.
Dikatakannya,
tenaga keperawatan dan asisten keperawatan yang sudah bekerja di
Jepang berasal dari Deli Serdang sebanyak 70 orang. “Mereka masih
terus memperpanjang kontraknya. Selain mereka menimba pengalaman dan
pengetahuan yang bertaraf internasional, juga mendapat imbalan gaji yang
lumayan besar, yakni sebesar 19 juta perbulan. Sehingga sangat mendukung
bagi kesejahteraan keluarga mereka. Kita berharap nantinya kembali ketanah air
dengan membawa bekal yang cukup membanggakan,” ujarnya.
Sementara
itu, Ketua Pembangunan Sekolah Tinggi Pastoral, Riky Nelson Barus menjelaskan,
bahwa Kampus STP selama ini masih berstatus menumpang. “Kami berharap, dengan
peletakan batu pertama ini akan bergerak cepat, karena melihat
tingginya partisipasi berbagai elemen, termasuk pemkab sendiri,
tentu dalam waktu dekat akan bisa ditempati. Kita berharap, tamatan STP
ini menjadi tokoh-tokoh yang Pancasilais dan dapat bergandengan tangan bersama
pemerintah dalam upaya percepatan pembangunan,” jelasnya.
Bupati
Deli Serdang, Drs. H. Amri Tambunan dalam kesempatan tersebut menyampaikan
terima kasih kepada semua pihak yang telah menunjukkan
partisipasinya dalam membangun dunia pendidikan di Deli Serdang, yang
memang sejalan dengan prioritas pembangunan, yaitu pembangunan di bidang
pendidikan, kesehatan dan infrastruktur. Pemkab mengapresiasi seluruh upaya ini.
Tentu pemerintah akan siap selalu membantu bila masyarakat sudah
menunjukkan partisipasinya.
“Kita
memang masih perlu SDM yang memiliki ilmu pengetahuan dan
teknologi yang dibarengi dengan iman dan taqwa, untuk dapat mengelola kekayaan
alam yang melimpah ruah ini. Karenanya, kepada Kangosi dan Kaigofuku Shishi
yang bekerja di Jepang, supaya benar-benar menimba pengalaman dan
pengetahuan yang bertarap internasional itu. Kelak harus kembali
dengan penuh kebanggaan dan tekad yang kuat, mampu tampil
sebagai tenaga kesehatan yang handal. Selamat jalan anak-anakku, sampai
jumpa kembali,” kata bupati. (roslaini)