Mantan Ketua Komisi Pemberantasan
Korupsi Antasari Azhar menghadiri sidang peninjauan kembali di Pengadilan
Negeri Jakarta Selatan, Selasa (6/9/2011). Ia datang dengan mobil Kijang Innova
hitam dengan nomor polisi B1652 CVF. Mengenakan kemeja bercorak warna hitam dan
putih, Antasari melambaikan tangan dan melempar senyum pada pers "Sampai kapan pun keadilan harus
diperjuangkan. Saya tidak pernah membunuh, dan menyuruh membunuh".
Sebelum memasuki ruang sidang, ia
dibawa ke sebuah sel tahanan wanita untuk bertemu dengan istri, keluarganya,
dan kuasa hukumnya Maqdir Ismail. Tampak istri Antasari, Ida Laksimiwati datang
memakai baju kuning gading dan terus tersenyum mendampingi suaminya.
Ditanya kesiapannya hari ini,
Antasari menjawab tegas ia akan memperjuangkan keadilan. "Sampai kapanpun
keadilan harus diperjuangkan. Saya tidak pernah membunuh, dan menyuruh
membunuh," ujar Antasari, di PN Selatan, Selasa.
Ia juga meminta agar pengadilan
membuka telepon genggam yang berisi pesan-pesan dari nomor-nomor yang tidak
jelas. "Buka itu HP (handphone)-nya," cetus Antasari.
Dalam sidang peninjauan kembali,
Antasari mengajukan tiga novum (bukti baru) yaitu menyangkut Nasrudin Zulkarnain yang akan
ditampilkan dalam bentuk foto, fakta mengenai mobil tempat Nasrudin ditembak,
dan hasil penyadapan SMS (short message service). Antasari tidak pernah
mengirimkan SMS kepada Nasruddin yang bernada ancaman.
Antasari Ashar, dinyatakan terbukti
melakukan pembunuhan berencana terhadap Nasrudin Zulkarnaen, Direktur PT Putra
Rajawali Banjaran. Mantan Ketua Komisi Pemberantas Korupsi itu dijerat Pasal 55
Ayat (1) ke-2 Jo Pasal 55 (1) ke-2 KUHP Pasal 340 dengan ancaman hukuman mati.
Antasari juga dituduh telah berbuat tidak senonoh dengan Rhani Juliani, istri
Nasrudin.
Ia divonis 18 tahun oleh PN Jakarta
Selatan pada Kamis (11/2/2010). Pada tingkat banding di Pengadilan Tinggi,
permohonan Antasari juga ditolak. Namun, sejak proses penyidikan hingga
persidangan, berbagai pihak menilai kasus Antasari direkayasa.
Untuk menjaga keamanan dalam sidang
PK Antasari Polres Jakarta Selatan menurunkan 30 motor trail dan 100 anggota
kepolisian dan 20 anggota Polwan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar