Kamis, 17 Mei 2012

Kepala BKD Rote Ndao Bohongi CPNSD?

Rote Ndao, KSD Sebanyak 15 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang tidak diakomodir masuk data base tahun 2012 merasa kecewa dengan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Rote Ndao, Jhonas Selly. Pasalnya, Jhonas Selly sebelumnya menjanjikan para CPNS yang tidak masuk data base untuk difasilitasi mengadukan persoalan yang namanya tidak terakomodir ke pusat. Namun ketika CPNS mendatangi Kantor BKD Kabupaten Rote Ndao, melalui Kapala Bidang Pengembangan, Swengli Pello, di ruang kerjanya mengatakan adanya pembatalan. Sebab, sesuai dengan hasil rapat koordinasi (Rakor), diharapkan agar perjalanan ke BPN Pusat ditunda. Karena dikwatirkan kepergian para CPNS Rote Ndao kesana tidak bisa diakomodir, karena masih banyak pengaduan dari daerah yang masuk. Oleh karena itu, diharapkan agar para CPNS yang tidak lolos membatalkan niat untuk menghadap ke BKN. Hal ini disampaikan Noh Tonis dengan didampingi rekan-rekannya kepada wartawan di Kantor DPRD Rote Ndao, Jumat (21/4). Menurut Noh, mereka merasa dibohongi Kepala BKD. “Semula direncanakan dalam pertemuan dengan bupati dan Kepala BKD untuk menfasilitasi para CPNS yang berjumlah 15 orang, yang tidak masuk data base untuk berangkat tanggal 19 April ke Jakarta untuk menghadap BKN. Terbukti, Bupati Rote Ndao sudah di Jakarta untuk menunggu para CPNS. Akan tetapi Kepala BKD malah membatalkan dengan bahasa, bahwa tidak bisa tenaga kontrak kesana, karena kedatangan para CPNS disana tidak bisa diterima berhubung masih banyak pengaduan dari wilayah lain,” ujarnya. Kebohongan lain yang dilakukan Kepala BKD kepada CPNS, yakni mereka merasa dipersulit. Kepala BKD tidak memberikan surat keterangan kepada CPNS untuk berangkat ke Jakarta. Namun ketika janji tersebut ditagih, Kepala BKD melalui stafnya menyampaikan pesan, bahwa sesuai hasil rakor CPNS asal Rote, mereka tidak bisa berangkat ke BKN, tetapi menunggu usai masa sangahan.(tonifani/alleks)

Pengikut